Social Icons

Pages

Tesis Akuntansi PENGARUH TINDAKAN SUPERVISI TERHADAP KINERJA AUDITOR INTERNAL DENGAN MOTIVASI KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING (STUDI EMPIRIS PADA PT. BANK ABC)


 BAB I 
PENDAHULUAN 

1.1.  Latar Belakang Masalah
Sistem Pengendalian Intern (SPI) yang efektif merupakan komponen yang
penting dalam manajemen bank dan menjadi dasar bagi kegiatan operasional bank yang
sehat dan aman. Sistem Pengendalian Intern yang efektif dapat membantu pengurus
bank menjaga aset bank, menjamin tersedianya pelaporan keuangan dan manajerial yang
dapat dipercaya, meningkatkan kepatuhan bank terhadap ketentuan dan peraturan
perundangan-undangan yang berlaku, serta mengurangi risiko terjadinya kerugian,
penyimpangan dan pelanggaran aspek kehati-hatian.
Terselenggaranya Sistem Pengendalian Intern bank yang handal dan efektif
menjadi tanggung jawab dari pengurus dan para pejabat bank. Bank Indonesia sebagai
lembaga otoritas moneter mewajibkan setiap bank umum untuk memiliki sistem
pengendalian yang intern yang baik. Sejalan dengan  hal itu Bank Indonesia
mengeluarkan peraturan No.8/4/PBI/1999 tanggal 20 September 1999 tentang Penerapan
Standar Pelaksanaan Fungsi Audit Intern Bank Umum, bahwa bank wajib menerapkan
fungsi audit intern bank sebagaimana ditetapkan dalam Standar Pelaksanaan Fungsi
Audit Intern Bank (SPFAIB). Bank wajib menyusun Piagam Audit Intern (Internal
Audit Charter), membentuk Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) dan menyusun panduan
audit intern.  

Pada tahun 2006 Bank Indonesia kembali mengeluarkan peraturan
No.8/4/PBI/2006 tanggal 30 September 2006 yang mewajibkan setiap bank untuk
menerapkan prinsip-prinsip  Good Corporate Gorvernance. Yang dimaksud dengan
Good Corporate Governance  adalah suatu tata kelola Bank yang menerapkan prinsip-
prinsip keterbukaan (transparency), akuntabilitas (accountability), pertanggungjawaban
(responsibility),  independensi (independency),  dan kewajaran (fairness). Dalam
peraturan tersebut Bank Indonesia sekali lagi mewajibkan kepada setiap bank untuk
membentuk Satuan Kerja Audit Intern yang independen.
PT. Bank ABC sebagai salah satu bank pemerintah, telah memiliki SKAI yang
dikenal dengan Satuan Pengawasan Intern (SPI). Ketentuan umum mengenai
pelaksanaan audit internal di PT. Bank ABC telah disempurnakan berdasarkan intruksi
No. IN/050/SPI tgl. 13-06-2006. Ketentuan umum juga memuat visi, misi, motto, tujuan
dan ruang lingkup kegiatan dari SPI. Kegiatan utama dari SPI adalah untuk memberikan
rekomendasi perbaikan terhadap efektivitas dan efisiensi kinerja, kualitas dan efektifitas
pengelolaan risiko serta kecukupan dan efektifitas pengendalian intern.  
   Agar setiap internal auditor di PT. Bank ABC dapat melaksanakan tugas
utamanya dengan baik diperlukan peranan supervisi dari lini pimpinan SPI.  Menurut
Comstock (1994) yang dimaksud dengan supervisi adalah tindakan mengawasi atau
mengarahkan penyelesaian pekerjaan. Seiring dengan  perjalanan waktu, supervisi
dikatakan sebagai proses yang dinamis.  
 Kemampuan supervisor dalam memberikan bantuan teknis dan dukungan pada
perilaku karyawan. Demikian juga dengan iklim partisipatif yang diciptakan oleh supervisor dapat memiliki pengaruh substansial daripada melakukan partisipasi dalam
suatu keputusan spesifik, karena merasa mendapat perhatian dan dukungan yang cukup
dari atasannya. (Luthans, 1995). Salah satu bentuk  dari supervisi adalah mentoring
(pelatihan) yang didefinisikan sebagai proses membentuk dan mempertahankan
hubungan yang berkembang, berlangsung secara intensif dari karyawan senior
(pementor) dan karyawan junior. Dirsmith (1985) mengemukakan  mentorship
memegang peran utama dalam sosialisasi akuntan pemula di kantor akuntan publik. dst.......


1.2.  Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian diatas, secara empiris diuji pengaruh tindakan supervisi
terhadap kinerja internal di PT. Bank ABC dengan motivasi kerja sebagai variabel
intervening. Masalah yang diteliti dapat dirumuskan dalam bentuk pertanyaan sebagai
berikut:
1.  Apakah tindakan supervisi mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja auditor
internal.
2.  Apakah tindakan supervisi mempunyai pengaruh signifikan terhadap motivasi kerja.
3.  Apakah tindakan supervisi mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja auditor
internal melalui motivasi kerja.
1.3.  Tujuan Penelitian
 Penelitian ini bertujuan untuk:
1.  Menganalisis pengaruh tindakan supervisi terhadap kinerja auditor internal.
2.  Menganalisis pengaruh tindakan supervisi terhadap motivasi kerja.
3.  Menganalisis pengaruh tindakan supervisi terhadap kinerja auditor internal melalui
motivasi kerja.
1.4  Manfaat Penelitian
1.  Segi akademis, penelitian diharapkan dapat memberi  masukan terhadap
pengembangan ilmu akuntansi khususnya akuntansi prilaku.

2.  Segi praktis, penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai bahan masukan
dalam mengelola sumber daya manusia pada umumnya dan auditor internal
khususnya.
1.5.  Sistematika Penulisan Tesis
 Tesis ini di bahas ke dalam 5 bab. Bab I merupakan pendahuluan, terdiri dari 5
(lima) sub bab, meliputi uraian tentang latar belakang, rumusan masalah, tujuan
penelitian dan manfaat penelitian. Dalam latar belakang dikemukakan hal-hal yang
mendorong untuk dilakukan penelitian terhadap kinerja auditor internal di PT. Bank
ABC. Rumusan masalah merupakan penegasan permasalahan sehubungan dengan
pengukuran atau analisis pengaruh positif tindakan  supervisi terhadap kinerja auditor
internal  dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening. Tujuan penelitian
menyatakan keinginan untuk mengetahui apakah ada pengaruh tindakan supervisi
terhadap kinerja auditor internal dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening.
Manfaat penelitian menyatakan harapan terhadap hasil-hasil yang diperoleh dari analisis
pengaruh positif dan signifikan aspek-aspek tindakan supervisi terhadap kinerja auditor
internal dengan motivasi kerja sebagai variabel intervening.
 Bab II  memuat uraian tentang tinjauan pustaka, penelitian sebelumnya, kerangka
pemikiran teoritis dan perumusan hipotesis. Tinjauan pustaka menguraikan landasan
teori yang digunakan sebagai acuan dalam pembahasan-pembahasan selanjutnya. Bab II
ini juga menguraikan tentang penelitian sebelumnya  yang ada kaitannya dengan tema
penelitian yang dilakukan. Selanjutnya bab ini menguraikan tentang kerangka pemikiran

teoritis atau pemahaman tentang konsep hipotesis dari penelitian ini yang didasarkan
telaah pustaka.
 Bab III memuat uraian mengenai metode penelitian, terdiri dari jenis dan sumber
data, populasi dan teknik pengambilan sampel, metode pengumpulan data, definisi
operasional dan pengukuran variabel serta teknik analisis. Bab IV menguraikan tentang
gambaran umum responden, proses pengujian dan analisis data, analisis data, uji
hipotesis.
 Tesis ini diakhiri dengan simpulan dari hasil pengujian hipotesis di Bab V yang
juga menguraikan beberapa keterbatasan penelitian yang dilakukan dan diakhiri dengan
saran-saran untuk Pimpinan PT. Bank ABC, maupun saran untuk penelitian selanjutnya.

untuk selengkapnya bisa di klik disini 




Tidak ada komentar:

Poskan Komentar