Social Icons

Pages

TESIS AKUNTANSI EVALUASI PENYELESAIAN TINDAK LANJUT TEMUAN AUDIT SEBAGAI UNSUR PENILAIAN KINERJA MANAJEMEN KANTOR CABANG (STUDI KASUS PADA BANK BTN)

Bab I
Pendahuluan

1.1.   Latar Belakang Masalah
Keberhasilan dari peran dan tugas yang diemban oleh internal auditor salah
satunya ditunjukan dengan adanya kecenderungan berkurangnya jumlah temuan
audit. Hal ini menunjukkan bahwa auditor dapat berperan sebagai konsultan yang
berarti dalam melakukan audit, auditor juga ikut berperan dalam menyampaikan
permasalahan yang terkait dalam perusahaan. 
Banyaknya temuan yang diperoleh pada saat dilakukan audit tidak otomatis
menunjukkan bahwa auditor tersebut telah bekerja dengan baik. Hal ini terkait dengan
penyelesaian tindak lanjut temuan hasil a udit yang masih perlu diselesaikan oleh
auditee. Banyaknya temuan audit yang belum ditindaklanjuti merupakan tanggung
jawab bagi auditee untuk penyelesaiannya dengan tetap dimonitor oleh auditor.
Penyelesaian tindak lanjut temuan  audit pada Kantor Cabang Bank BTN
dianggap bukanlah merupakan hal yang  sifatnya perlu didahulukan dalam
penyelesaiannya oleh manajemen Kantor Cabang. Ini terkait dengan masih utamanya
ukuran-ukuran finansial dalam pencapaian  target bagi Kantor Cabang dalam
mengukur kinerja keberhasilan. Oleh karenanya pekerjaan-pekerjaan yang bersifat
non-finansial atau administrasi termasuk tindak lanjut temuan audit dirasa masih
kurang mendapatkan supervisi untuk diselesaikan. Adalah cukup beralasan apabila
manajemen kantor cabang (khususnya Kepala Cabang) lebih memperhatikan pencapaian target-target finansial dibandingkan dengan pekerjaan yang non-
finansialnya, hal ini disebabkan untuk penilaian kinerja seorang Kepala Cabang yang
dinyatakan berhasil, sampai dengan akhir tahun penilaian  lebih fokus dinilai
berdasarkan keberhasilannya didalam mencapai target-target finansial yang diberikan
kepadanya dibandingkan keberhasilannya dari se gi non-finansial atau administrasi hal
ini tercermin dari unsur penilaian kinerja seorang Kepala Cabang yang lebih
memfokuskan pada unsur finansial. Sehingga bagi seorang Kepala Cabang yang telah
berhasil mencapai target-target finansialnya, tidak terpenuhinya pekerjaan yang
bersifat non-finansial atau administrasi tidak akan dirasakan mengganggu kinerjanya. 
Adanya peraturan-peraturan bagi perbankan yang harus melaporkan kegiatan
serta aktivitasnya pada Bank Sentral  maupun pihak-pihak yang terkait dengan
penilaian bagi bank membuat diperlukannya target pekerjaan yang bersifat non
finansial atau administrasi semakin diperlukan terlebih lagi dengan akan
diterapkannya sistem manajemen risiko bagi perbankan yang dikenal dengan Bassel
II membuat perbankan harus dapat mengantisipasi perbaikan-perbaikan dalam
pelaksanaan perbankan termasuk perkerjaan yang bersifat non-finansial sebagai
bentuk supervisi dari manajemen.
Sesuai dengan Peraturan Bank Indone sia Nomor: 1/6/PBI/1999 tentang
Penugasan Direktur Kepatuhan (Compliance Director ) dan Penerapan Standar
Pelaksanaan Fungsi Audit Intern Bank Umum tanggal 20 September 1999, Bank
diwajibkan untuk melaporkan hasil audit intern termasuk hasil-hasil audit yang
bersifat rahasia pada Bank Indonesia. Dalam pelaporan tersebut mencakup rencana tindak lanjut dari  pihak bank terkait dengan temuan yang belum diselesaikan.
Lambat atau cepatnya penyelesaian tindak lanjut temuan audit khususnya di Kantor
Cabang Bank BTN dst....
1.2.  Perumusan Masalah
  Berdasarkan latar belakang masalah diatas, masalah yang diteliti dirumuskan
dalam pertanyaan penelitian sebagai berikut:
1.  Apakah tindak lanjut penyelesaian  temuan audit dapat digunakan sebagai unsur
penilaian kinerja.
2.  Apakah tindak lanjut penyelesaian  temuan audit sebagai unsur penilaian kinerja
dapat mendorong temuan audit segera diselesaikan. 
1.3.  Tujuan Penelitian
  Sesuai dengan perumusan masalah diatas, penelitian ini mempunyai tujuan
sebagai berikut:
1.  Menganalisis penerapan tindak lanjut temuan audit dalam penilaian kinerja.
2.  Mengevaluasi pentingnya monitoring tindak lanjut temuan audit dalam upaya
memacu manajemen kantor cabang agar segera menindaklanjuti temuan audit.
1.4.  Manfaat Penelitian
  Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi kepada Bank
BTN mengenai pentingnya monitoring terhadap penyelesaian tindak lanjut temuan
audit oleh manajemen Kantor Cabang secara menyeluruh serta mencukupi sehingga
selanjutnya dapat dijadikan sebagai salah sa tu dasar dari penilaian kinerja seluruh
manajemen Kantor Cabang. Untuk selengkapnya bisa di klik DISINI

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar